Monday, July 16, 2018

Review: Alas Bedak Purbasari in Natural (Purbasari Foundation)



Kayaknya gue telat banget ya baru review foundation Purbasari ini sekarang. Sebenernya udah dari lama mau gue review, tapi saking sukanya sama produk ini sampe ilang aja hasrat gue untuk mereview. Dan gak terasa udah tiga tube yang gue pake, baru inget kalo barang kesayangan ini belom gue tulis reviewnya di blog.




Jadi Purbasari foundation ini merupakan salah satu produk dari seri daily-nya, maka desain kemasannya juga ala-ala bebungaan gitu. Bentuk kemasannya itu sendiri berupa tube plastik berwarna putih yang kokoh dengan tutup jingga. Kemasan model begini bikin produknya jadi lebih higienis. Cukup keluarkan aja produk sebanyak yang kamu mau dan isi di dalam tube nggak bakal terpapar udara bebas terlalu banyak.

Oh ya, kalo kamu heran kenapa ada gambar buah markisa di kemasannya, itu karena produk ini diklaim memiliki ekstrak markisa dn UV Filter. Sayangnya gak dijelasin apa manfaat dari ekstrak markisa ini dan berapa jumlah UV Filter yang terkandung.


review-alas-bedak-purbasari-foundation-esybabsy
Kemasannya yang model pencet ini higienis banget.




Tekstur foundation purbasari ini berupa krim yang agak kental. Dibaurkannya gampang banget, gak masalah mau diblend pake tangan, sponge, atau kuas, pokoknya gampang banget diratain. Ada aroma buah-buahan yang seger yang lumayan tahan lama bahkan sampai beberapa jam. Serius deh, baunya seawet itu. Aroma ini akan hilang kalo tertutup bedak. Masalahnya gue pake ini jarang bedakan, jadi aromanya tetap tecium. Tapi seger kok, gak bikin pusing.

Untuk pilihan warnanya setau gue ada empat yaitu Natural, Sawo Matang, Kuning Langsat, dan Kuning Gading. Bener-bener tipe warna kulit mayoritas orang Indonesia.




Warna yang gue pilih di sini adalah Natural. Kalo dilihat terangnya sama dengan Kuning Langsat tapi yang Natural tone-nya lebih netral (ya iyalah, sesuai juga sama nama sih...). Di kulit gue yang NC25, shade Natural itu SAMA BANGET dengan warna kulit gue. Ya ampun gue seneng banget akhirnya dapet patokan warna foundation yang sama persis ama warna kulit gue. Demi apa ini Ya Tuhan gue hampir nggak bisa berkata-kata. Mata gue sampe ngecembeng saking terharunya.

Meskipun shade-nya sama dengan warna kulit gue, tapi pas dipake nggak bikin muka gue keliatan kusam. Ya mungkin karena tone-nya netral. Laen cerita kalo pake yang warna Kuning Langsat, kemungkinan besar gue bakal keliatan dekil. Bisa dilihat ya pada foto, di situ gue cuma pake satu lapis foundation aja.




review-alas-bedak-purbasari-foundation-esybabsy
Pemakaian satu lapis Alas Bedak Purbasari warna Natural, diblend dengan beauty blender.


Coverage produk ini light to medium dengan finishing dewy alias glowing-glowing ngeselin. Kalo gue sih pake selapis aja udah lumayan nutup noda-noda di wajah, kecuali jerawat yang nyolot. Kalo mau di build-up biar coverage-nya lebih nampol juga bisa banget. Karena hasilnya yang dewy dan finishing medium, menurut gue rasanya kayak pake BB Cream, bukan foundation.

Untuk kulit normal-kering kayak gue, pake bedak optional aja. Gue sih merasa cukup pake foundation ini aja tanpa diset bedak. Mungkin kalo kulitnya normal-oily bisa diset bedak tabur lagi. 

Pake foundation Purbasari rasanya nyaman banget karena ringan di kulit dan karena dia sheer coverage maka kemungkinan tampil cakey juga terminimalisir. Apalagi teksturnya juga gampang diblend. Rasanya mau tampil kece jadi nggak dipersulit gitu hehehe. Untuk daya tahan produk ini juga lumayan. Gue pake dari pagi sampe sore tetap awet walau udah luntur dikit. Tapi itu semua tergantung kondisi kulit masing-masing.

Produk ini suka gue beli secara online dengan harga sekitar Rp 10.000-Rp. 12.000 tapi gampang baget didapetin secara offline. Di mana-mana ada. Oh ya, ada satu kekurangannya menurut gue, foundation ini gampang banget transfernya walau bisa diakalin pake setting spray atau bedak tabur. Tapi untuk produk dengan harga Rp 10.000-an, kekurangan itu termaafkan deh.






Monday, July 9, 2018

Review: Pond's White Beauty Instabright Tone Up Milk Cream



Kayaknya produk tone up cream lagi marak banget ya akhir-akhir ini. Beberapa skincare luar (terutama dari Korea) udah banyak yang ngeluarin produk dengan efek tone up ini, cuma untuk di Indonesia kayaknya baru beberapa tahun belakangan. 

Sebelum gue bahas lebih lanjut mungkin masih ada yang penasaran sama tone up cream. Apaan sih itu? Tone up cream itu adalah produk yang berfungsi untuk menjadikan kulit tampak cerah seketika. Gue gak tau harus mengkategorikan ini sebagai produk apa, karena pelembab bukan tapi pemutih juga bukan. Maybe lebih tepat kalo gue bilang ini semacam primer wajah. Kandungan tone up cream itu biasanya ada titanium dioxide dan niacinamide, yang biasanya juga terkandung dalam produk sunscreen.

Saat ini di Indonesia ada beberapa merk skincare lokal yang punya produk semacam ini. Gue sendiri saking penasarannya sampe beli empat merk sekaligus: Citra, Fair & lovely, Garnier, dan Pond's. Maksud hati mau review semua tapi ujung-ujungnya gue keder sendiri. Akhirnya gue memutuskan untuk review salah satu aja yaitu Pond's.


review-ponds-white-beauty-instabright-tone-up-milk-cream


Tone up cream dari Pond's ini memiliki nama yang agung: Pond's White Beauty Instabright Tone Up Milk Cream. Panjang yah namanya. Kemasannya terdiri dari dua varian, yang 20 gram dan 40 gram. Karena niatnya cuma mau coba-coba, gue beli yang kecilnya aja. Bentuk kemasannya sendiri berupa tube plastik dengan tutup ulir bernuansa pink putih dengan kotak yang berdesain sama. Kalo masih baru akan kotaknya akan disegel plastik.






Produk ini diklaim dapat mencerahkan wajah seketika, membuat warna kulit merata, tampak bebas kilap, dan dapat menyamarkan noda. Pond's juga mengklaim produk ini dapat melindungi wajah dari sinar UV, yang sayangnya gak ada penjelasan berapa kandungan SPF-nya. Pond's White Beauty Instabright Tone Up Milk Cream ini juga sudah ada logo Halal-nya.






Teksturnya sendiri berupa krim putih kental tapi ringan (masuk akal gak sih?). Iya krimnya itu nggak encer tapi pas dioles ke kulit rasanya ringan banget. Watery gitu lah. Ada aroma coklat yang lumayan strong juga. Gue pake secuil aja efeknya udah langsung bisa keliatan putih. Sayangnya menurut gue krim ini agak susah diblend karena rada keset. Jadi kalo gue cuil seujung jari udah bisa bikin putih banget tapi gak bisa diblend ke area wajah yang lebih luas. Mungkin karena tipe kulit gue kering? Akibatnya efek cerah yang didapat jadi kurang maksimal karena muka gue jadi belang-belang putihnya.

Untuk lebih jelasnya gue tunjukin step by step cara gue pakenya ya.



Jadi di atas adalah foto bare skin gue. Kecuali alis dan softlen, semuanya no makeup ya. Bisa diliat kan karena pengaruh hormon, kulit gue jadi gampang jerawatan. Akibatnya banyak noda sisa jerawat dan discoloration.



Kemudian ini setelah satu kali pemakaian. Menurut gue ini serem karena muka gue keliatan kayak habis pake krim racikan abal. Keliatan putih pucat. Belom lagi efek white cast yang timbul kalo difoto dengan camera flash. Cuma beberapa tahun lalu gue sempet review krim sejenis ini yaitu Secret Key Snow White Milky Pack, disarankan membasuhnya dengan air setelah pemakaian.




Dan ini hasilnya setelah gue tunggu beberapa menit lalu dibilas pakai air. Lumayan kan, walaupun gak seputih tadi tapi cerahnya lebih merata. Muka gue keliatan kayak habis maskeran, lebih sehat lah. Basuhnya pakai air sekenanya aja, jangan pakai sabun ya.

Beberapa kolase untuk perbandingan:


review-ponds-white-beauty-instabright-tone-up-milk-cream
Kiri: bare skin
Kanan: Penggunaan krim sebelum dibasuh air


review-ponds-white-beauty-instabright-tone-up-milk-cream
Ini perbandingan hasilnya setelah dibasuh air


Buat gue sih krim ini lumayan berfungsi kalo muka keliatan cerah tapi gak mau dandan. Soalnya kalo ada suami di rumah pengen gitu tampil rapi dikit, cuma dia suka protes kalo gue dandan. Menurutnya aneh aja gitu kalo di rumah dandan. Tapi karena kondisi hormonal kulit gue sekarang lagi parah, gue suka minder sendiri kalo ngaca. Jadi tone up cream ini menurut gue adalah solusi yang bagus selama gue gak kemana-mana alias di rumah aja. Tapi kalo dipake buat jalan-jalan atau kemana gitu, gue sih kurang suka. Ya karena hasilnya yang putih pucat itu. Jadi kalo keluar rumah gue lebih milih makeup sekalian.

Hasil di kulit selain lebih cerah, juga langsung bikin efek matte secara instan. Tapi kedua efek ini hanya bertahan selama 1-2 jam. Habis itu harus di re-apply. Oh ya, karena efek matte-nya itu, krim ini cocok banget buat kamu yang punya kondisi kulit normal to oily. Krim ini juga gak disarankan dipakai sebagai krim malam karena kandungan Niacinamide bisa bikin pori-pori tersumbat.

Pond's White Beauty Instabright Tone Up Milk Cream ini banyak dijual di supermarket atau mini market. Untuk yang kemasan 20 gram dibandrol dengan harga sekitar Rp. 20.000.