Tuesday, May 23, 2017

Review: Viva Perfect Matte Lip Color in 704, 705, 706, 709

REVIEW-VIVA-PERFECT-MATTE-LIP-COLOR-ESYBABSY


Berhubung sekarang lagi demam matte lip cream, gue rada nunggu-nunggu Viva juga launch. Penasaran aja, soalnya pas merk lokal rata-rata udah pada ngeluarin matte lip cream, si Viva doang nih yang masih adem ayem. Kayak gak terpengaruh trend. Tapi pas tau kalo mereka juga launch lipstik baru, gue rada kecewa karena yang ada justru lipstik matte biasa. Tapi sekecewa-kecewanya gue, toh gue tetep beli juga, dan gue ga butuh alasan untuk itu. Hehehehe...



REVIEW-VIVA-PERFECT-MATTE-LIP-COLOR-ESYBABSY


Ok, jadi lipstik ini tuh dikemas dalam tube warna item matte dengan tulisan berwarna gold dan kotak kuning. Kotaknya sih biasa, ala-ala Viva. Tapi tube-nya keren banget, kayak lipstik mahal, trus megangnya enak soalnya alus. Kadang kalo lagi megang lipstik ini, gue rada keingetan sama Astor.

Viva Perfect Matte Lip Color ini memiliki 10 varian warna. Awalnya, sifat tamak dan loba gue sempat membisikkan godaan untuk membeli semua warnanya, namun Alhamdulillah akal sehat gue masih sedikit mendominasi, dan akhirnya gue memutuskan membeli 4 warna saja, yaitu 704, 705, 706, dan 709. Tiap-tiap angka itu punya nama sendiri sih, tapi lebih enak ngapalin angkanya.



REVIEW-VIVA-PERFECT-MATTE-LIP-COLOR-ESYBABSY


REVIEW-VIVA-PERFECT-MATTE-LIP-COLOR-ESYBABSY


REVIEW-VIVA-PERFECT-MATTE-LIP-COLOR-ESYBABSY


REVIEW-VIVA-PERFECT-MATTE-LIP-COLOR-ESYBABSY


REVIEW-VIVA-PERFECT-MATTE-LIP-COLOR-ESYBABSY


REVIEW-VIVA-PERFECT-MATTE-LIP-COLOR-ESYBABSY


REVIEW-VIVA-PERFECT-MATTE-LIP-COLOR-ESYBABSY




REVIEW-VIVA-PERFECT-MATTE-LIP-COLOR-ESYBABSY
704 Barely Nude

Barely Nude di bibir gue jadinya coklat bernuansa pink dengan tone hangat. Warna ini bisa juga dibilang warna MLBB, satu yang bakalan banyak jadi favorit kawula muda. Halah...



REVIEW-VIVA-PERFECT-MATTE-LIP-COLOR-ESYBABSY
705 Mocha

Mocha juga warna MLBB, tapi yang ini coklat dengan nuansa peach. Sama hal nya dengan Barely Nude, warna ini akan banyak digemari para kawula muda. Kalo gue pake ini katanya muka gue cakepan, tapi kok gue pribadi kurang suka ya... sukaan sama Barely Nude.




REVIEW-VIVA-PERFECT-MATTE-LIP-COLOR-ESYBABSY
706 Marsala

Marsala adalah warna mauve, alias pink keunguan. Bagi gue mauve itu warna yang pas, ga terlalu nude/pucat tapi ga bold juga. 



REVIEW-VIVA-PERFECT-MATTE-LIP-COLOR-ESYBABSY
709 Scarlet


Scarlet. Sesuai dengan namanya, Scarlet adalah merah dengan tone netral. Pokoknya merah yang semerah-merahnya, atau merah ibu-ibu pengajian. Dah itu aja yang bisa gue bilang tentang warna ini.


***


Semua varian warna yang gue pilih ini pigmentasinya oke banget, pokoknya dioles juga gampang banget ratanya, nggak menggumpal, kayak ngolesin krayon aja. Teksturnya lembut kayak mentega, cuma ya pastinya cepet abis sih. Warna yang dioles juga hasilnya solid. Apa yang terlihat di bullet-nya, maka warna itu yang akan kamu dapatkan. 

Hasilnya matte tapi tetap transfer. Gampang banget pula transfernya dan kurang awet. Baru gue pake makan sekali aja udah luntur. Terus dia juga berasa agak berat, di bibir tuh berasa tebel banget. Beda sama merk 'anu' yang sempet hits beberapa waktu lalu (bahkan sampe sekarang) yang ringan banget di bibir. Tapi enaknya Viva Perfect Matte ini gak bikin bibir gue kering.

Untuk aroma, gue rasa gak ada yang perlu dikhawatirkan dengan produk ini. Viva kan terkenal dengan produk-produknya yang beraroma kembang setaman mekar mewangi, tapi Alhamdulillah kamu gak perlu khawatir menemukan bau seperti itu pada lipstik ini. Seger lah baunya, gak menyengat.

Sedikit saran buat kamu-kamu yang mau beli ini di web resminya, jangan percaya-percaya amat sama gambarnya. Beda booo. Sering-sering aja pantengin review para mba, om, tante, oma, kakak, dan adek beauty blogger. Ntar kamu baru bisa nentuin warna yang sebenarnya. Ini juga yang jadi alasan gue gak mau beli semua varian warnanya, karena warna Redwine misalnya, keliatan ungu bold yang keren banget di web, tapi pas udah gue liat review beberapa orang, kok warnanya tampak nanggung. 

So far lipstik ini gue bilang lumayan kok. Sekali lagi, kalo ngebandingin sama merk 'anu', harganya masih agak lebih murah Viva. Pilihan warnanya juga aman-aman. Harga produk ini dibandrol Rp. 34.000 di web resminya. Dan so pasti akan lebih murah kalo kamu beli langsung di toko.






Monday, May 15, 2017

Review: Viva Queen Perfect Look CC Foundation

VIVA-QUEEN-PERFECT-LOOK-CC-FOUNDATION-ESYBABSY



Sekarang Viva Cosmetic lagi booming sama lipstik matte keluaran terbarunya, tapi gue lebih tertarik mereview produk terbaru lainnya yaitu Perfect Look CC Foundation. Kecuali pidih, lotho, dan face /body paint-nya, Viva kebanyakan cuma keluarin produk-produk yang mainstream, kurang up to date, dan tergolong aman, makanya pas mereka ngeluarin produk semacem CC Foundation, gue semangat pengen nyobain.

KEMASAN produk ini cakep banget. Kotaknya mah biasa ala-ala Viva Queen. Tapi untuk bodinya berbentuk tube dengan warna hitam dop dan tulisan berwarna gold, tutupnya pun berwarna gold. Sayangnya tidak ada satupun tanda-tanda keperawanan dari produk ini. Maksudnya ngga ada seal plastik, ataupun seal alumunium pada mulut tube-nya. At least begitulah keadaan barang yang gue terima. Jadi rada susah juga mengetahui apakah produk yang kita beli udah dicolek apa ngga. Tapi secara keseluruhan sih tampilan produk ini okeh bingo, kayak produk mahal.



VIVA-QUEEN-PERFECT-LOOK-CC-FOUNDATION-ESYBABSY


VIVA-QUEEN-PERFECT-LOOK-CC-FOUNDATION-ESYBABSY


VIVA-QUEEN-PERFECT-LOOK-CC-FOUNDATION-ESYBABSY


VIVA-QUEEN-PERFECT-LOOK-CC-FOUNDATION-ESYBABSY


VIVA-QUEEN-PERFECT-LOOK-CC-FOUNDATION-ESYBABSY


Pas pertama denger nama produk ini: CC Foundation, gue nyangka ini tuh semacem CC Cream. Tapi kalo cc cream kan setau gue krimnya putih dan nggak terlalu bisa menjanjikan coverage yang oke karena fungsinya mirip kayak tinted moisturizer. Tapi setelah gue perhatiin lagi, nama produk ini adalah CC foundation, dan di klaim oleh Viva sebagai base makeup yang juga dilengkapi dengan manfaat perawatan kulit, antara lain:

  • Membantu mengurangi tampilan kerutan dan garis-garis halus
  • Membantu mempertahankan elastisitas kulit
  • Membantu menyamarkan flek/noda hitam sehingga kulit tampak lebih cerah merata

Selain itu, produk ini juga diklaim memiliki UV Protection sampai SPF 35 PA+++ which is menurut gue adalah poin terpenting karena gue termasuk orang yang agak lebay pake sun protection. Viva juga mengklaim produk ini bisa dipake langsung tanpa pelembab atau skincare apapun. Tapi kalo gue lebih memilih pake pelembab dan sunblok dulu. At least kalo gak pake pelembab, sunblok tetep pake.



VIVA-QUEEN-PERFECT-LOOK-CC-FOUNDATION-ESYBABSY


SHADE. Viva Queen Perfect Look CC Foundation hanya memiliki satu jenis shade. Yaitu warna natural beige dengan undertone kekuningan. Kenapa gue bilang ini natural beige? Karena rata-rata nama shade di beberapa produk base makeup dari berbagai merk menggunakan istilah 'natural beige' untuk tone seperti ini. Di kulit gue yang NC20-25 tone ini jadinya sama persis ama muka gue, bahkan di beberapa spot cenderung lebih gelap. Sehari-hari gue lebih suka memakai CC foundation ini untuk concealer di beberapa spot aja, hasilnya warna kulit gue keliatan lebih rata tapi ga keliatan kayak dandan.

COVERAGE produk ini buildable dari medium ke high. Tadinya gue agak nganggep remeh sih soalnya base makeup Viva yang sebelom-sebelomnya rada payah, tapi untuk yang ini patut gue acungin jempol. Kamu tinggal sesuain sama kebutuhan aja mau dioles berapa kali.

TEKSTURNYA berupa krim yang pas, gak terlalu encer atau terlalu padat. Gampang pula di blend-nya. Ga usah pake spon atau kuas, cukup 'dianuin' pake jari aja udah gampang banget ratanya. Gue juga gak mencium aroma kembang setaman mekar mewangi berlebihan yang biasanya gue temui di produk-produk Viva lainnya. Pokoknya gak ada bau aneh-aneh lah.

DAYA TAHAN produk ini gue bilang cukup lumayan. Ga bisa gue bilang jelek, tapi gak yang terlalu bagus banget. Ya iyyyalah, harganya juga ramah di kantong. Di kulit gue yang kondisinya normal-oily produk ini bertahan lumayan awet kecuali di bagian hidung yang mulai retak setelah beberapa jam. Ini dengan kondisi gue pakai tanpa bedak atau primer yah.


VIVA-QUEEN-PERFECT-LOOK-CC-FOUNDATION-ESYBABSY
Hasil pemakaian Viva Queen Perfect Look CC Foundation.
LEFT: One layer
RIGHT: Two layers


Jadi setelah membaca uraian gue di atas, udah jelas belom ini produk apa? Foundation atau CC Cream? Atau mungkin ini produk yang memiliki coverage seperti foundation sekaligus merawat wajah layaknya cc cream? Well, agak ngebingungin sih karena akhir-akhir ini yang namanya marketing gimmick makin banyak aja. Ada DD Cream, BB Cream, CC Cream, trus ini lagi CC Foundation. Pokoknya yang gue tahu bahwa ini adalah base makeup dengan daya tahan medium, jadi cuma cocok dipake buat sehari-hari. Udah itu aja. Selebihnya gue gak mau pikirin.

Viva Queen Perfect Look CC Foundation ini gue beli di web resmi Viva seharga Rp. 40.000 untuk netto 30 gram.






Wednesday, May 3, 2017

Review: Just Miss Ultimatte in Wild Wine and Naked Fudge

REVIEW-JUST-MISS-ULTIMATTE-ESYBABSY



Curhat dikit. Pada jaman dahulu kala, sekitar awal tahun 2000 dan lipstik Maybelline Watershine seharga Rp. 25.000 menurut saya masih mahal banget, saya sering berburu kosmetik yang harganya murah. Gak peduli kualitasnya, yang penting bagi saya ya murah. Asal keliatan cakep, walaupun saya menderita memakainya, ya gapapa. Yang penting gaya.

Tempat saya sering cari kosmetik murah itu di gerai-gerai di mall, yang biasanya ada mba-mba jual palet MAC dan blusher Anna Sui abal. Hehehe... Ya di mana lagi coba? Di sanalah saya banyak melihat lipstik Just Miss ini dijembreng. Iseng saya beli lipstiknya yang bentuk pensil, harganya murah banget cuma lima ribu perak. Warnanya pink pucat pearly. Baunya, jujur, kayak lilin dan gak enak banget dipake. Tapi saya tahan-tahan aja. Yang penting gaya.

Terus baru-baru lagi saya mulai banyak liat review Just Miss dari beauty blogger/vlogger ngetop yang bikin saya bertanya-tanya. Lah bukannya ini merk abal? Setelah googling sana sini saya baru tahu kalo Just Miss sendiri adalah produk buatan Indonesia, udah ada web resminya pula. Poin terakhir ini bagi saya kayak semacam indikasi kuat bahwa sebuah produk itu abal atau bukan.

Berhubung pengalaman saya yang ga enak dengan lipstik Just Miss pertama dulu, saya ga minat untuk nyobain atau beli. Tapi pas tau kalo mereka juga launch matte lip cream-nya, lama-lama hati ini goyah juga. Jadi saya memberanikan diri beli dua variannya lewat web resmi.




REVIEW-JUST-MISS-ULTIMATTE-ESYBABSY

REVIEW-JUST-MISS-ULTIMATTE-ESYBABSY

Tampilan lip cream ini keliatan cukup 'wah' meskipun simpel. Botolnya agak pendek, terbuat dari plastik bening (atau kaca) dengan tutup hitam dop, lengkap dengan tulisan warna gold di tube-nya. Aplikatornya juga standar bentuk doe-foot. Lip cream ini ga ada segel plastik, tapi terdapat stiker berisi komposisi bahan dan nama shade-nya dibagian belakang tube. Selama kamu menemukan stiker ini ga robek, 99% bisa dipastikan produknya masih perawan. Oh ya, di stikernya itu kayak ada semacem robekan, jadi kalo kamu buka tutupnya, nama shade-nya gak akan hilang.

Ada 12 varian warna dari produk ini tapi yang saya beli cuma dua, Wild Wine dan Naked Fudge. Yang lain banyakan habis. Salah satu yang saya incer adalah Desert Rose, tapi ya itu tadi, ntek... Lagian saya udah kebanyakan lipstik, padahal bibir cuma satu. Eh, dua ding, atas ama bawah.



REVIEW-JUST-MISS-ULTIMATTE-ESYBABSY

REVIEW-JUST-MISS-ULTIMATTE-ESYBABSY


Konsistensi lipstik ini pas, gak terlalu cair atau kental. Kedua warna ini juga gampang banget diratainnya, pigmentasi oke, dan warnanya juga sesuai sama apa yang ada di tube. Untuk warna Naked Fudge saya juga ga masalah untuk meratakannya dalam sekali poles, padahal dia warna terang loh. 

Produk ini butuh waktu yang lumayan lama sampai dia benar-benar mengering, tapi pas udah set dia akan berubah jadi dead matte, absolutely transfer proof. Ada aroma manisnya juga, kayak campuran blueberry dan vanilla. Gak mengganggu sih, malahan saya suka.

Lipstik ini lumayan awet saya pakai seharian. Walaupun pas saya pake makan sekali, bagian dalamnya keliatan agak memudar walau nggak banyak, jadi musti touch up lagi, terutama warna Wild Wine. Kalo Naked Fudge karena dia warna terang ya, jadi kalo terhapus gak akan pengaruh banyak. Kerennya lagi produk ini gak cracking di bibir dan rasanya juga nyaman. Walaupun begitu, di akhir hari ketika saya menghapus makeup, saya merasakan bibir sedikit mengering. Untuk menghapusnya juga gak perlu tenaga banyak, cukup digosok pake kapas dan makeup remover, sekali aja, langsung terhapus. Gak seperti lipstiknya La Splash (misalnya) yang perlu beberapa kali gosok baru terhapus.

Well, walaupun lipstik ini banyak kekurangannya, saya sih gak masalah dengan semua itu. Mikir juga sih, ini harganya cuma Rp. 35.000 (di web resmi) dengan isi 5 ml yang lumayan banyak loh. Produk lokal serupa aja banyak yang formulanya gak lebih bagus tapi dibandrol dengan harga yang lebih mahal. Apa saya akan beli lagi? Gak tauuuu.... hahaha, soalnya matte lip cream akhir-akhir ini banyak banget sih. Mungkin iya sih kalo saya khilaf, atau pas warna Desert Rose udah available lagi.

Berikut swatch dua warna ini di bibir. Maafkan muka saya. Di foto itu saya belom 40 hari selesai melahirkan. Lelah dan mengantuk karena banyak begadang. Dan sambil dandan saya juga diburu-buru oleh ulet sagu gemuk yang sebentar-sebentar menangis.




Naked Fudge adalah warna paling muda dari semua variannya. Yang ini bisa disebut coklat peach yang pucat banget. Di kulit saya yang NC20-25 warna ini keliatan samar, kayak gak pake lipstik, dan saya ragu buat yang punya warna kulit gelap akan menyukainya, karena akan terlihat sedikit pucat.




Wild Wine adalah warna merah hati, warm undertone, dan cocok untuk semua warna kulit. Dan satu poin penting yang sumpah keren banget: Wild Wine mengandung glitter kecil-kecil berwarna emas. Di foto kayak gak keliatan sih, tapi kalo di kehidupan nyata akan terlihat jelas. Atau coba kamu liat di foto swatch tangan, keliatan meskipun samar.







Wednesday, April 26, 2017

Review: Jordana Sweet Cream Matte Liquid Lip Color in Rose Macaron, Tiramisu, Mixed Berry Souffle, and Raspberry Tart

JORDANA-SWEET-CREAM-MATTE-LIQUID-LIP-COLOR-REVIEW-ESYBABSY


Saya kan pernah beli Jordana Modern Matte Lipstick dan suka banget formulanya karena ringan dan kalo dipake berasa gak pake lipstik. Jadi pas tau Jordana juga punya varian liquid matte-nya, saya penasaran dan berharap mengalami hal yang kurang lebih sama dengan varian lipstik sebelumnya. Apalagi rating-nya 3.9 di makeupalley.com which is lumayan lah.



JORDANA-SWEET-CREAM-MATTE-LIQUID-LIP-COLOR-REVIEW-ESYBABSY

JORDANA-SWEET-CREAM-MATTE-LIQUID-LIP-COLOR-REVIEW-ESYBABSY

JORDANA-SWEET-CREAM-MATTE-LIQUID-LIP-COLOR-REVIEW-ESYBABSY


Packaging lip cream ini standar aja ya. Botolnya terbuat dari kaca (atau plastik?) bening dengan tutup hitam. Terdapat emboss huruf 'J' di bagian atas tutupnya. Aplikatornya juga unik, selain bentuknya yang ala-ala oe-foot, dia agak lebih melengkung di bagian tengahnya. Ukuran botolnya ini agak gendut dan pendek tapi isinya yang 3 gram itu lumayan banyak menurut saya. Mungkin bakal 100 tahun baru abis, kecuali kalo isinya saya minum.


JORDANA-SWEET-CREAM-MATTE-LIQUID-LIP-COLOR-REVIEW-ESYBABSY

JORDANA-SWEET-CREAM-MATTE-LIQUID-LIP-COLOR-REVIEW-ESYBABSY


Nama-nama shade lip cream ini unik-unik karena semuanya terinspirasi dari sweet desserts alias nama 'kueh' (kalo menurut istilah almh. nenek saya). Aromanya juga semanis namanya, kayak ada aroma vanilla, atau kue, atau ya semacam itu lah. Dari semua variannya, cuma kepikiran beli empat shade yaitu Mixed Berry Souffle, Raspberry Tart, Rose Macaron, dan Tiramisu. Baca nama-namanya aja udah bikin saya kangen pengen maen game The Sweet Dreams. Hehehe...

Konsistensinya pas, gak cair atau kental. Keringnya juga cepet, dan setelah kering dia akan set jadi dead matte. Perfectly dead matte. Ngeratainnya juga gampang banget dan rasanya cukup nyaman di bibir biarpun dia matte. Pas dihapus dia akan mengelupas jadi flakes kecil-kecil gitu, tanpa meninggalkan noda kemerahan di bibir.


Rose Macaron

Rose Macaron adalah warna pink kecokelatan. Warna yang netral dan pas untuk semua jenis kulit dan so pasti warna yang aman banget buat semua acara. Saya gak tau kenapa dia di foto tampak pink pucat gitu ya, tapi aslinya dia lebih gelap, percayalah akan kata-kata saya ini.



Tiramisu

Tiramisu adalah warna coklat. Di lambe saya warna ini menjadi coklat dengan tone netral yang agak gelap, dan bukan, dia bukan warna MLBB. 


Raspberry Tart

Raspberry Tart bisa disebut pink pecun, pink barbie, pink dangdut, pink ngejreng, atau apapun yang kamu mau. Menurut saya warna ini adalah sejatinya pink tua. Namun anehnya, setelah beberapa jam, warna ini beroksidasi jadi merah tua di bibir saya.


Mixed Berry Souffle

Mixed Berry Souffle adalah warna ungu violet yang lumayan nyentrik. Saya jarang pake warna ini dan belinya juga karena khilaf aja. Jadi gak bisa mendeskripsikan warna ini dengan lebih detil. Sorry.







Rasanya lipstik ini pas nemplok di bibir gue tuh powdery, dia cepet banget ngesetnya. Cuma ANEHNYA dan (sayang banget) beberapa warna lip cream ini jauh lebih gelap di dunia nyata ketimbang gambar swatch-nya di dunia tidak nyata (baca: internet). Rose Macaron yang di foto kayak pink pucet tapi aslinya dia lebih gelap, mendekati coklat nude, dan hal ini diperparah dengan sifat oksidasinya. Raspberry Tart lama-lama juga beroksidasi jadi merah tua di bibir gue. Kalo dua warna laen gue gak tau karena belom pernah dipake seharian.

Harga lip cream ini USD 4.99 di web resmi tapi gue beli seharga 50 ribuan aja di Tokopedia. Menurut gue harganya murah banget dan membuat lip cream buatan lokal terasa mahal. Tapi itu cuma di satu toko aja sih, karena di beberapa online shop lain dibandrol di atas 70 ribu rupiah. 


JORDANA-SWEET-CREAM-MATTE-LIQUID-LIP-COLOR-REVIEW-ESYBABSY

Kalo ini cuma sedikit keisengan, kebetulan saya punya beberapa warna pink dangdut. Ternyata shade Raspberry Tart adalah dupe sempurna dari Lime Crime Velvetines yang Pink Velvet. Formula dan tingkat kenyamanannya juga hampir mirip kok, dan isinya juga masih lebih banyak Jordana. Hehehehe...







Friday, March 31, 2017

Review: Real Techniques Expert Face Brush

REVIEW-REAL-TECHNIQUES-FACE-EXPERT-BRUSH-ESYBABSY



Gak sekali dua kali gue ditanya, gue pake kuas makeup merk apa? Jujur aja gue gak tau soalnya brush makeup yang gue pake rata-rata gak bermerk. 

Walaupun gitu gue gak bohong sih kalo brush yang bagus bikin aplikasi makeup jadi jauh lebih mudah. Untuk itu boleh lah sekali-sekali gue beli yang agak bagusan dikit. Real Techniques (RT)  ini adalah brush gue yang paling mahal (buat gue). Sebenernya brand ini sendiri bukan kelas high end juga sih, cuma pas masuk ke Indo emang harganya jadi rada ngehe. Gue punya beberapa set brush dan single brush-nya. Tapi menurut gue dari sekian banyak brush RT, cuma Expert Face Brush-nya yang gue suka dan layak gue review.



REVIEW-REAL-TECHNIQUES-FACE-EXPERT-BRUSH-ESYBABSY

REVIEW-REAL-TECHNIQUES-FACE-EXPERT-BRUSH-ESYBABSY



Kuas wajah ini dikemas dalam kotak mika bening yang lumayan kokoh dan lumayan bikin jari perih pas dibuka, soalnya rada tajem. Yang keren dari kotak RT ini terdapat petunjuk cara pemakaian dari tiap kuasnya. 

Bodi kuasnya terbuat dari alumunium berwarna bronze. Bagian bawahnya terbuat dari semacam karet dan permukaannya datar, jadi kuas ini bisa dibediriin. Bulu kuasnya terbuat dari serat sintetis, dan kuasnya berbentuk dome dan tapered. Gue suka serat bulunya karena padat dan kaku. Meski begitu, waktu di apply ke wajah tetap terasa lembut, gak kasar.

Gue juga mau bikin sedikit perbandingan antara kuas versi lama dan terbarunya. Kayaknya gak perlu gue jelasin lebih lanjut, kamu bisa cek sendiri di gambar berikut. Sori kalo versi 'old' nya bener-bener tampak 'old' dan dekil, kuas itu udah setahun lebih gue pake.



REVIEW-REAL-TECHNIQUES-FACE-EXPERT-BRUSH-ESYBABSY

REVIEW-REAL-TECHNIQUES-FACE-EXPERT-BRUSH-ESYBABSY
Yang versi old, bulu kuasnya berwarna kecoklatan karena belom gue cuci ya, bukan berarti warna aslinya seperti itu.

REVIEW-REAL-TECHNIQUES-FACE-EXPERT-BRUSH-ESYBABSY

REVIEW-REAL-TECHNIQUES-FACE-EXPERT-BRUSH-ESYBABSY


Expert Face Brush ini jadi andalan gue banget untuk apply foundation atau BB Cream, atau apapun base makeup berbentuk cair. Gak seperti kuas foundation yang berbentuk datar, kalo gue pake kuas ini foundation hasilnya gak akan terlihat bergaris atau streaky, jadi gue gak perlu ratain lagi pake sponge. Hasilnya juga jadi lebih glowing dibanding kalo gue apply pake sponge.

Selain foundation, gue juga suka apply bedak padat/tabur, face primer, dan contour pipi pake kuas ini. Mungkin itu sebabnya dia dikasi nama 'expert face brush' ya, jadi kuas serba guna khusus buat muka. Sayangnya gue belom pernah coba sih gimana jadinya kalo pake cream makeup yang teskturnya beneran padat, kayak La Tulipe Cover Foundation, misalnya. Sayangnya kalo abis dicuci, dia keringnya agak lama karena bulunya yang padat. Kalo cuma gue angin-angin di suhu ruang, bisa sehari-dua hari keringnya. Itu sebabnya gue butuh lebih dari satu.

Brush ini bisa kamu beli di online shop di Indonesia dengan variasi harga sekitar Rp. 140.000 sampe Rp. 200.000. Sumpah harganya variatif banget. Brush ini juga dijual resmi di Sogo dan beberapa counter kosmetik di mall, cuma harganya gue kurang tau ya.



REVIEW-REAL-TECHNIQUES-FACE-EXPERT-BRUSH-ESYBABSY

REVIEW-REAL-TECHNIQUES-FACE-EXPERT-BRUSH-ESYBABSY
Di sini gue pake LA Girl Pro HD Foundation in Porcelain