Sunday, June 22, 2014

Review: MIZZU Eyeliner Pen (Brown)

It's Mizzu time!

Siapa yang belom kenal eyeliner lokal ini? Aku juga baru beberapa bulan ini aja tau eyeliner Mizzu, pertama kali dikasih mama mertua yang warna hitam, ternyata aku suka. Dan, setelah hampir habis, aku memutuskan untuk beli yang warna coklat. Pengen aja nyoba warna laen, kan elener item udah banyak ceritanya, cieee...

Sebelum lanjut ke review, aku sedikit penasaran sama Mizzu ini. Jadi aku buka website-nya di www.mizzucosmetics.com dan rasa penasaran itu berubah menjadi kekecewaan. Karena nggak banyak info yang bisa kudapatkan di sana. Cuma alamat kantornya yang bertempat di Pluit, Jakarta, plus gambar produk-produk Mizzu yang masih berkisar di area mata: eyeshadow, eyeliner, dan mascara. Itupun cuma ada foto produknya, tanpa spesifikasi apa pun. Benar-benar minimalis. Plus, jangan harap bisa belanja online di sana ya. Entahlah, mungkin website ini masih dalam tahap pengembangan.

***

packaging


Kemasan standar lah. Terbuat dari plastik dan dibungkus dalam kotak terbuat dari mika. Kotaknya agak tajam, hati-hati kalo pas dipegang anak kecil ya. Warna kemasannya sesuai dengan jenis warnanya. By the way, pena-nya itu sebetulnya disegel plastik sampai ke tutup, tapi udah aku buka plastiknya sebagian. Hehehe...


Yang belum tahu jenis eyeliner ini apa, ini bentuk pen ya, teman-teman. Ujungnya itu kayak felt tip tapi lembut. Kalo felt tip kan biasanya keras yah. Apa ya nyebutnya?


The ingredients.


***

swatches & performance



The swatches taken in with camera flash and natural lighting. Suka sekaliii dengan jenis warna coklatnya. Aku pikir tadinya bakal coklat kemerahan seperti warna pensil alis Viva, tapi ternyata coklat tua yang kalo dilihat sekilas mirip hitam, tapi tidak sepekat hitam. Ujung felt tip nya itu juga pas, ga terlalu lembut juga tidak terlalu keras. Jadi buat bikin gambar-gambar kaligrafi atau gambar apa lah itu di wajahmu, bisa kok pake eyeliner ini. Sekali coret, warnanya langsung keluar jelas. Kalo mau garis yang agak tebel, tekan aja kuasnya. Kalo mau yang tipis, colek aja dikit.



Karena di klaim waterproof, aku pergilah ke sungai wastafel buat cuci tangan. Boleh lah, di alirin air begitu, garisnya gak goyah. Berarti dipake buat Wudhu masih oke. Tapi ga tau kalo buat berenang.



Naaaah, kalo yang ini hasilnya setelah di rub. Aku tahu kalo ga ada elener yang bakal tahan digosok, even yang sekelas Bobbi Brown sekalipun pasti akan hilang. Tapi pengen liat aja, sekuat apa aku harus menggosok sampai garisnya benar-benar hilang. Dengan catatan: aku menggosoknya setelah tersiram air. Gambar yang atas digosok beberapa kali, agak pudar meski masih tetep keliatan. Yang bawah digosok pake tenaga kuli bangunan: hilang booo, tapi hilangnya ngga smudge, melainkan jadi small flakes atau kayak daki kalo digosok. Hahaha.


         

Contoh di mata, addduh berantakan. Tanpa softlens dan kacamata, dunia terlihat begitu buram hehehe. Tapi kira-kira seperti itulah kalo di zoom di mata. Sekilas mirip hitam kan?


        

Ini versi rapi nya, hehehe, yang ini niat dandan tapi ngga terlalu jelas karena pake kamera HP. Warnanya keliatan soft dibanding hitam.

***

Satu kelemahan dari elener ini, kalo aku udah set mata dengan eyeshadow komplit, warnanya jadi susah keluar! So aku harus coret garis beberapa kali sampai mendapatkan warna yang diinginkan. Apalagi kalo udah mo habis, beuuugh, susah banget intens-nya. Tapi so far itu aja minusnya, masih bisa diakalin.

Kelopak mataku berminyak sekali, dan mataku sensi, kena angin aja langsung nangis hiks hiks... Makanya aku ga pernah pake elener di bawah mata karena aku pasti akan terlihat seperti Robert Smith-nya The Cure. Tapi so far dari pengalamanku memakainya di kelopak mata atas, elener ini gak ikutan luntur ke kantung mata. Begitu beberapa jam warnanya akan terlihat sedikit pudar, mungkin karena keringat. Hal yang sama terjadi begitu selesai ber-wudhu. Tapi nggak masalah buatku, yang penting nggak bleber ke bawah, itu aja.



Penilaian:
  • Warnanya coklat gelap
  • Lumayan intens
  • Buildable result
  • Kuasnya ngga terlalu keras atau lembut, user friendly
  • Warnanya susah keluar kalo kena eyeshadow kebanyakan
  • Lumayan waterproof and smudgeproof
  • Kalau luntur hasilnya flaky, bukan smudge
  • Hasilnya semi glossy, tapi ngga lebay
  • Di mataku ngga perih
  • Murmer (IDR 30K) kira-kira
  • Mudah di dapat, toko kosmetik atau online shop

Intinya sih dari penilaian di atas adalah elener pen ini sangat mudah digunakan, cocok buat pemula seperti aku. Dengan intensitas warna yang standar, membuat elener ini buildable banget, kamu bisa tentukan sendiri intensitasnya. Dengan harga IDR 30K, menurutku sih tingkat ketahanan terhadap air dan keringatnya udah bagus, cukup lah.

 Teman-teman ada yang udah pernah pakai?